Oleh: lorensius | Oktober 10, 2007

Bekas import…

Berjalan-jalan di Jalan Bhayangkara Yogyakarta, Jalan Parangtritis, Jalan Ibu Ruswo.. saya heran banget. Banget… Banyak banget orang yang beli pakaian menjelang lebaran. Oke, koneksinya bukan dengan Lebarannya lho… tapi koneksi tulisan ini soal “bekas import”. Sejak dulu hingga sekarang saya sendiri heran. Kenapa Indonesia ini lebih suka yang import-import. Lebih suka yang mahal-mahal ketimbang yang murah meriah padahal kemampuan ekonomi negara kita lemah. Herannya lagi, banyak juga mahasiswa Jogja yang beli pakaian bekas import!!!!!  Gak ngerti saya. Kenapa sih semangat kebangsaan kita menurun.. Kenapa semangat kecintaan pada produksi dalam negeri nol? Baju import apa bedanya sih dengan produksi Bandung atau Solo? Kenapa lebih suka yang Singapura?  Tulisan ini baru pengantar, kita lanjutkan esok…


Tanggapan

  1. Kampanyae Cinta Produk Indonesia Perlu di Galakkan lagi.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori